PT. Tatap Abadi Sentosa
 
     
     

PT. Tatap Abadi Sentosa ( proSMART )

Selamat Datang di Dunia Baru Multi Level Marketing (MLM) , terobosan terbaru yang kami lakukan adalah sebuah konsep berbisnis menarik berdasarkan pengalaman lebih 8 tahun dan sukses besar di tempat MLM sebelumnya ( Head Group Leader ) dengan penghasilan diatas Rp. 300jt per bulan . Faktor inilah yang mendorong dan menggerakkan hati terpanggil untuk membantu banyak orang untuk bisa berhasil dan sukses besar di bisnis MLM.

Mengapa banyak orang gagal di MLM? Saya memberi dua alasan yang bersifat teknis dan non tekn is. Faktor teknis adalah Perusahaan,yaitu Sistem dan Produk yang tidak berpihak kepada member yang menjalankan, sehingga bergabung di MLM merupakan suatu ilusi, impian yang tak mungkin bisa dicapai oleh kebanyakan member aktif. Dan faktor non teknis adalah Leader yang manipulatif yang berdampak kepada ketidaknyamanan member melakukan aktifitas bisnisnya.

Hal inilah yang ada di proSMART , memberikan keamanan dan kenyamanan berbisnis dimana Sistem dan Produk yang ada mendukung kesuksesan member serta Leader diajarkan untuk menjadi pelayan yang baik dan koperatif, dengan penekanan pada prinsip kemitraan. Dan yang terpenting adalah bagaimana cara agar bisa berhasil dan sukses dengan cerdas alias smart tanpa mengorbankan member-membernya. Pada prinsipnya proSMART memberi ruang bagi Leader, dan semua mitra usahanya bersama-sama sebagai stake holder untuk kemajuan bersama. Pantaslah namanya sebagai proSMART karena akan menciptakan manusia-manusia yang profesional dan Smart sebagai entrepreneur di bisnis jaringan.

Dunia Berubah, Sistem Marketing Berubah.

Banyak orang menginginkan loncatan karier yang lebih cepat di dalam kehidupannya ( faster ), dan tentu lebih baik dan lebih nyaman dari sebelumnya ( better ) yang tidak kalah penting adalah memiliki sebuah sistem pendukung yang memungkinkan semua usaha berjalan dengan sederhana ( low cost ) ditambah ada suatu kepastian akan keberhasilan sehingga merupakan alternatif dalam karier kehidupannya.

Dunia Marketinglah jawaban, dimana hasil yang diperoleh tidak tergantung dari berapa lama Anda bekerja, akan tetapi tergantung dari seberapa produktif Anda. Orang membangun karier bertahun-tahun di bidang marketing pada suatu perusahaan ( senior ) bisa kalah oleh orang yang baru bergabung ( junior ). Jika Anda menginginkan perubahan cepat secara finansial maka bidang ini pilihannya dan bagi yang belum pernah terjun ke dunia marketing sebaiknya anda mencoba. Dan bagi yang sudah bergabung di bidang Marketing Anda tinggal bandingkan dengan Marketing di MLM, dan bagi yang sudah ikut MLM coba bandingkan dengan proSMART .

proSMART lahir sebagai solusi dasyat bagi perubahan karier masa depan Anda.

proSMART adalah pilihan orang –orang yang smart. Pemahaman Dasar MLM  

1 Produk dan Distribusi

Multi Level Marketing ( MLM ) adalah suatu cara pemasaran yang dilakukan secara berjenjang ( level ) dimana sistem yang tidak terputus yang membentuk jaringan dari garis awal sampai ke keturunannya. Bisnis ini berkembang terus dan banyak MLM baru yang bermunculan. Hal ini dimungkinkan dari prinsip dasar ekonomi, yaitu modal kecil dan hasil cenderung besar . Siapa saja bisa ikut karena tidak melihat latar belakang apapun dan siapapun bisa berhenti semaunya, tidak ada sanksi bagi yang berhenti menjalankan.  

Sistem MLM adalah sistem memotong mata rantai distribusi, yaitu memperpendek jarak antara Pabrik ( Supplier ) ke konsumen ( end user ). Pemotongan mata rantai ini menjadi profit sharing antara Perusahaan dan mitra yang diatur oleh Sistem ( Marketing Plan ). Secara teori berarti produk yang dipasarkan secara MLM akan lebih murah dibandingkan dengan cara konvensional ( tradisonal ) karena memotong jarak distribusi. Seringkali yang terjadi adalah produk yang dipasarkan secara MLM lebih mahal dibandingkan harga di pasar dan ini adalah keliru. Harga pasar adalah harga patokan yang sah, karena pasarlah yang menentukan harga.  

2 Sistem Marketting Plan

Harga produk akan menjadi murah kalau kita menjadi member. Profit sharing berlaku bagi member. Membeli sedikit dan membeli banyak memberi dampak ke harga. Dengan sistem Multi Level memugkinkan kita membeli banyak kalau kita mengajak orang untuk ikut menjadi member. Komisi yang diperoleh adalah discount dari pembelian yang dilakukan organisasi atau jaringan yang dibentuk. Komisi ini diatur dalam Marketing Plan yang dibuat oleh masing-masing perusahaan pengelola MLM. Umumnya di MLM komisi yang diberikan kepada member lebih kecil dibandingkan keuntungan yang diperoleh oleh Perusahaan pengelola. Seharusnya member yang diberi porsi keuntungan lebih besar karena mereka yang bekerja lebih besar sebagai ujung tombak dari mata rantai distribusi. Perusahaan MLM menyiapkan produk dan Sistem Marketing Plan ( Regulator ) dan member adalah pelaksana di lapangan ( Eksekutor ).  

3 Produk dan Sistem Marketting Plan

Produk yang baik akan diserap oleh pasar dengan syarat produk memiliki kualitas yang baik,pasar pengguna produk besar dan harga relatif murah. Jika harga dan mutu produk bagus, maka akan terjadi kesinambungan order yang tinggi ( repeat order ). Produk didukung oleh Sistem Marketing Plan, yaitu Marketing Plan yang membayar komisi besar dan hasil yang dibayarkan kepada member cepat maka yang terjadi adalah sinergi antara Produk dan Sistem Marketing Plan yang akan menghasilkan keberhasilan kepada member.Sinergi ini salah satu faktor kunci keberhasilan di bisnis MLM.  

4 Support Facilities Member

istem MLM adalah sistem duplikasi atau memfotokopi. Keberhasilan yang cepat adalah dengan menduplikasikan cara yang tepat kepada member dibawahnya. Kekuatan duplikasi inilah yang menjadikan kesuksesan di MLM tidak bisa diimbangi oleh marketing konvensional lain. Agar Perusahaan MLM bisa besar maka harus ada wadah yang memfasilitasi member-membernya dengan mengadakan seminar – seminar dan training – training yang berkesinambungan. Training dan seminar tentang produk ( product knowledge and applica tion ), training bagi member baru, training kepada leader, dan pertemuan –pertemuan kepada member dan non member sebagai sarana sosialisasi.